FAKE FACE

Mungkin itu adalah golongan manusia yang munafik bagiku dulu namun sekarang aku sadar tentang diriku yang memiliki banyak muka berpura-pura menyukai hanya untuk menyenangkan senyumku palsu setiap and bukan kepala dan kata ia hanya hal yang kulakukan agar tak menyakiti tahu aku hanya sebatas suara yang melengkapi pertemuan melakukan sesuatu hanya untuk disukai namun ketiga kembali ke tempat tidurku dalam kesendirian dengan menatap kenyataan hidup baru aja kembali lusuh air mata jatuh pikiran kembali berperang jujur telah melakukan banyak yang skenario ini dengan merelakan diri terluka oleh sebab itu kemarin merubah aku mencoba untuk mengenal diriku untuk lebih mencintai diriku sendiri karena berpura-pura itu tidak akan ada akhirnya
namun bermuka dua atau lebih itu adalah hal yang harus dilakukan sebab ketika aku memperlihatkan wajah asli itu seperti berbagi derita di lingkungan atau orang terdekat dan tak semua orang bisa dan harus tahu apa yang terjadi, apa yang aku alami, dan masalah apa yang sedang datang, karena banyak yang mendengar hanya untuk membalas dan banyak yang sebenarnya tidak benar benar peduli. 

Komentar

Postingan Populer