MAKNA LAGU JATUH HATI DARI RAISA
RAISA - JATUH HATI
Sempat aku lupakan kini kau sentuh
Aku bukan jatuh cinta
Namun aku jatuh hati
Ku terpikat pada tuturmu
Aku tersihir jiwamu
Terkagum pada pandangmu
Caramu melihat dunia
Kuharap kau tahu bahwa ku
Terinspirasi hatimu
Ku tak harus memilikimu
Tapi bolehkah ku selalu di dekatmu
Ada ruang hatiku kini kau sentuh
Aku bukan jatuh cinta
Namun aku jatuh hati
Ku terpikat pada tuturmu
Aku tersihir jiwamu
Terkagum pada pandangmu
Caramu melihat dunia
Kuharap kau tahu bahwa ku
Terinspirasi hatimu
Entah memilikimu
Tapi bolehkah ku selalu di dekatmu?
Katanya cinta
Memang banyak bentuknya
Ku tahu pasti
Sungguh aku jatuh hati
Ku terpikat pada tuturmu
Aku tersihir jiwamu
Terkagum pada pandangmu
Caramu melihat dunia
Kuharap kau tahu bahwa ku
Terinspirasi hatimu
Ku tak harus memilikimu
Tapi bolehkah ku selalu di dekatmu
Tapi bolehkah ku selalu di dekatmu
Penjelasan
Dan Raisa dalam lagunya Jatuh Hati ini mencoba mengekspresikan jatuh cinta dengan jalan terhormat sebab ia dalam liriknya mengatakan:
“Kutak Harus Memilikimu” di akhir reff-nya.
Kagum itu adalah rasa cinta kepada seseorang, namun ia pasrah bahwa cinta memang tidak harus dimiliki. Menjadi pengagum rahasia justru bagi saya lebih terhormat ketimbang mengungkapkannya.
Saya memaknai cinta akan terus tumbuh ketika ia tidak dimiliki, cintanya akan terus merambah dalam lingkaran penasaran kepada sosok yang dia kagumi itu. Justru ketika cinta sudah dimiliki, rasa penasaran itu perlahan hilang dan kian hari kian memudar.
Raisa menepis bahwa ia tidak jatuh cinta, namun ia justru merasa jatuh hati. Di sini saya mulai berpikir bahwa Raisa membedakan antara jatuh cinta dengan jatuh hati.
Saya mencoba menafsirkan bahwa jatuh cinta adalah sebuah perasaan yang timbul dari lahiriah. Sementara jatuh hati lebih kepada perasaan batiniah. Meskipun definisi cinta bagi sebagian kalangan adalah hal yang bersifat esoteris.
Jatuh hati lebih kepada persoalan batiniah, seperti yang diungkapkan dalam penggalan lirik lagu Raisa :
Kuterpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu, terkagum pada pandangmu caramu melihat dunia.
Pertama Raisa menyebut “tutur” atau perkataan. Cara bicara seseorang terkadang memang membuat orang lain jatuh hati. Tutur atau cara bicara; bukan hanya sebatas nada bicara saja, namun lebih kepada bagaimana seseorang merangkai kata yang diucapkan ketika berbicara dan hal tersebut merupakan cerminan kepribadiannya.
Kedua, Raisa menyebut “jiwa.” Seseorang dengan jiwa yang meneduhkan membuat kita nyaman (katakanlah berteman) dengannya. Jiwa dalam pembawaan seseorang terhadap segala situasi juga mampu membuat orang lain jatuh hati.
Ketiga, Raisa menyebut “cara pandang dalam melihat dunia.” Cara pandang yang tidak sempit dalam melihat segala sesuatu juga menjadi daya tarik tersendiri bagi orang lain.
Di sini saya membayangkan seseorang yang tampil dengan cara berpikir “Out of the Box”. Sebagian orang jatuh hati kepada lawan jenisnya karena mempunyai pribadi yang unik dan berani tampil berbeda sendiri.
Terlihat jelas Raisa memilih jatuh hati secara batiniah yang dalam lirik pada reff ia mengatakan
Kuharap kau tahu bahwa kuterinspirasi hatimu.
Ketiga komponen yang disebutkan Raisa mulai dari tutur bicara, jiwa, dan cara pandang atau mindset itu merupakan cerminan batin seseorang.
Raisa dalam lagunya tidak menyebut komponen, misalnya tampan, harum tubuhnya, tinggi badannya, atau status lainnya itu karena ia tidak sedang jatuh cinta. Dalam lirik ia tegaskan bahwa:
Aku bukan jatuh cinta, namun aku jatuh hati.
Ia tidak sedang memfokuskan kepada jatuh cinta lahiriah, tetapi sedang jatuh cinta batiniah.
Kesimpulannya, Raisa dalam lagu Jatuh Hati sedang mengedukasi pendengarnya untuk jatuh hati kepada seseorang secara terhormat, bukan mengimajinasikan jatuh hati itu secara berlebihan dan memaksakan orang yang kita kagumi itu harus menjadi milik kita seperti penggalan di akhir reff
Kutak harus memilikimu, tapi bolehkan ku selalu di dekatmu.
Selain lagu ini menceritakan tentang jatuh hati secara batiniah, namun juga ada pesan yang terselip bahwasanya semua orang dapat memilih jatuh hati secara batiniah atau jatuh cinta secara lahiriah.
Komentar
Posting Komentar