Overthink kill your mind
Memikirkan suatu hal secara berlebihan dan terus menerus atau dalam istilah psikologi disebut overthinking, tentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental seseorang. Lebih jauh, selain mental, tak dipungkiri lambat laun juga bisa mengganggu kesehatan fisik.
Ahli menyatakan ada dua penyebab utama seseorang overthinking, yaitu tingkat stres dan kecemasan yang tinggi. Beberapa penyebab lain seperti rendah diri atau meragukan diri sendiri juga bisa menjadi penyebabnya.
Jika Anda mengalami stres dan terus overthinking, risiko terjadinya gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi, dan serangan panik akan semakin tinggi. Pada orang yang sudah memiliki penyakit mental, berpikir berlebihan pada hal-hal yang sepele bisa memperparah gejalanya.
Overthinking yang muncul secara terus menerus dapat menjadi sebuah kebiasaan mental yang justru membahayakan. Hal ini dapat mengganggu beberapa fungsi otak dan sistem kognitif. Sistem hormon, seperti kortisol yang mengontrol stres juga sangat berpengaruh pada overthinker dengan cara yang berbeda-beda.
Ciri-Ciri Mengalami Overthinking
-Memikirkan sesuatu secara berulang dan berlebihan.
-Menghabiskan banyak waktu memikirkan hal tidak penting.
-Mengalami kesulitan tidur.
-Mencoba mencari tahu pemicunya.
-Memberikan batasan waktu sebelum mengambil keputusan.
-Mencari pengalihan.
-Merangkul rasa takut.
Cara mengatasi overthinking
-Sadari bagaimana diri menanggapi pikiran. Cara seseorang menanggapi pikiran terkadang dapat membuatnya berada dalam siklus perenungan atau pemikiran yang berulang.
-Cari pengalih perhatian.
-Ambil napas dalam-dalam.
-Meditasi.
-Pertimbangkan sudut pandang lain.
Semoga bermanfaat
Komentar
Posting Komentar