Tentang Mengeluh

Mengeluh adalah sifat tidak dapat menerima takdir atau keadaan yang dialami. Kebiasaan mengeluh merupakan penyakit hati, tanda tidak bersyukur atas nikmat Allah, kebiasaan mengeluh akan membuat seseorang menjadi negatif dan selalu berfikiran negatif, meski mengeluh itu manusiawi, tapi kalau seseorang terlalu sering mengeluh, akan makin merugi, karena pengeluh tidak akan mendapatkan manfaat dari apa yang dikeluhkan, pada akhirnya akan selalu mengkambing-hitamkan atau menyalahkan orang lain atas kelemahannya.

Pengeluh tidak akan menemukan solusi dari masalahnya, membuang sifat suka mengeluh merupakan salah satu kunci sukses, karena kesuksesan akan dicapai apabila seseorang bekerja keras untuk mencapai tujuan, bukan dengan mengeluhkannya.

Kebiasaan mengeluh disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

1.Seseorang tidak mau menerima realitas yang ada, karena tidak ada keharmonisan antara keinginan dan realitas ( das sein and das sollen ), jauhnya kenyataan dan keinginannya, dan keinginan kerapkali membuat orang mengalami frustasi

2.Adanya ketidakmampuan dalam mengungkapkan atau melakukan sesuatu, seseorang yang tidak mampu melakukan sesuatu atau mendapatkan keinginannya, kerapkali menjadi pengeluh. Sifat suka mengeluh akhirnya membelenggu motivasi mereka sendiri, ujung-ujungnya keluhan itu akan mengunci rasionalitas untuk berfikir yang lebih bijaksana dalam menyikapi suatu kenyataan. Kebiasaan ini akan menjadikan seseorang akan mudah menyalahkan, marah, karena mereka selalu menyesali apa yang tak dapat diraih dan diinginkan, pengeluh juga akan mudah tersinggung, selanjutnya pengeluh makin lebih dekat dengan sikap dan sifat negaif lainnya, sinis, skeptis, pesimistis, merasa sakit hati, hal ini membuatnya makin buruk keadaannya.

Mengeluh bukan solusi yang tepat, tetapi suatu penyakit yang membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri, pengeluh akan selalu dihantui rasa ketakutan dan keputus-asaan, pada akhirnya tidak pandai bersyukur atas nikmat yang dia dapatkan.

Tak mudah memang menghindari atau menghilangkan kebiasaan mengeluh, karenanya sebelum bibit keluhan makin berkembang, kita harus dan segera memupus penyakit hati itu agar tidak terus tumbuh dan berkembang pada diri kita.


Ada beberapa cara menghindari kebiasaan mengeluh, antara lain :

1.Berfikir positif

Kerapkali kita sulit untuk melakukan suatu kebaikan, karena perasaan negatif lebih kuat dibanding perasaan positif, semakin lama perasaan negatif pada hati kita, semakin kuat kekuatannya. Berbeda dengan perasaan positif, semakin tinggi perasaan positif dipertahankan, semakin kuat tantangannya

2.Hindari sikap yang berlebihan dan menuntut sempurna

Sikap berlebihan kerapkali berujung pada keluhan, karena sikap berlebihan selalu menuntut pencapaian yang sempurna, padahal untuk mencapai kriteria tinggi dan sempurna, biasanya tidak bisa dilakukan dengan langkah mudah, banyak orang stres akibat sikap yang berlebihan, karena kesempurnaan orang tidak harus dicapai dengan tindakan yang selalu sempurna.

3.Bersyukur

Orang yang berbahagia adalah seseorang yang mau menerima apa yang dianugerahkan Allah untuknya, salah satu caranya dengan bersyukur dengan menjalankan ibadah dengan baik, seseorang yang mampu menjalankan ibadahnya dengan baik, maka dijamin tidak akan termasuk golongan orang yang berkeluh-kesah dan kikir karena tidak bersyukur.

Yang utama adalah niatkan dalam diri untuk membuang perasaan negatif untuk kebaikan diri sendiri dan orang di sekitar anda, jadikanlah diri anda sebagai sebuah dunia yang bebas dari keluhan, terimalah dengan ikhlas kenyataan apapun yang dihadapi.

Komentar

Postingan Populer