RASA TAK TERUNDANG
Hai aku yoga
Beberapa hal dalam hidup memang datang tanpa ada aba aba, muncul tiba tiba, menetap begitu lama dan hilang begitu saja, dan salah satu rasa yang sering sekali terjadi adalah cemas, dan untuk lebih memahami apa yang sedang aku rasakan, aku akan sedikit menjelaskan perihal kecemasan.
Dalam istilah bahasa, Cemas adalah perasaan yang timbul ketika kita khawatir atau takut akan sesuatu. Rasa takut dan panik adalah hal yang manusiawi. Namun dalam prosesnya berada dalam rasa cemas dengan respon berlebih atau tidak terkontrol dapat memberi dampak yang cukup serius pada aktivitas fisik dan jiwa.
Cemas bisa muncul dari beberapa faktor, seperti masalah yang tiba tiba terjadi, hal yang tidak di inginkan seketika muncul, ketakutan akan hal hal yang menjadi trauma, khawatir terhadap masa depan, pekerjaan, dan terhadap orang sekitar, overthinking menjadi faktor yang cukup berpengaruh dalam memperburuk keadaan saat di kondisi cemas.
Gejala Cemas pada Seseorang
-Rasa khawatir atau takut berlebihan, bahkan panik.
-Tegang, perasaan tidak nyaman, merasa selalu dalam bahaya.
-Merasa gelisah atau tidak dapat duduk tenang.
-Bicara berlebihan dan cepat.
-Sulit konsentrasi.
-Takut hilang kendali, takut mati, atau takut menjadi gila.
-Susah tidur.
Dan dalam sudut pandang kesehatan overthinking dan khawatir berlebihan bisa membahayakan kesehatan kardiovaskular. Sakit dada, takikardia, pusing, merupakan beberapa masalah yang bisa muncul akibat overthinking. Faktor risiko seperti depresi, penyalahgunaan zat dan kesulitan tidur yang berkaitan dengan kekhawatiran kronis juga bisa memperparah masalah.
Dalam sudut pandang islam, cemas memiliki 2 sisi yaitu baik dan buruk, dalam hal tersebut sisi baik merujuk pada suasana hati yang menunjukkan takut kepada Allah, dosa, dan hari akhir, namun dari sisi buruk, islam sangat melarang hal tersebut, di sebabkan memiliki kecemasan atau kekhawatiran berlebihan sama saja meragukan ke ESA an Allah SWT, seperti yang ada dalam Al Quran.
1. Al-Fath ayat 4
هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ لِيَزْدَادُوْٓا اِيْمَانًا مَّعَ اِيْمَانِهِمْ ۗ وَلِلّٰهِ جُنُوْدُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًاۙ
Artinya: Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana;
Allah menganugerahkan nikmat-Nya dengan menanamkan ketenangan dalam hati orang-orang yang beriman. Rahmat dan kasih sayang Allah sangat luas dan tidak terkira.
2. Al-Kahfi ayat 10
رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا
Artinya: Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.
Ini adalah doa pemuda Ashabul Kahfi saat berlindung di dalam gua. Ayat ini dapat dibaca sebagai dzikir harian untuk menghalau cemas, kegalauan, sedih, dan gelisah.
3. Al-Fushilat ayat 30
اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.”
Ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang mengatakan dan mengakui bahwa Tuhan Yang Menciptakan, Memelihara, dan Menjaga kelangsungan hidup, Memberi rezeki, dan yang berhak disembah, hanyalah Tuhan Yang Maha Esa, kemudian mereka tetap teguh dalam pendiriannya itu, maka para malaikat akan turun untuk mendampingi mereka pada saat-saat diperlukan
4. Al-Baqarah ayat 25
وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ
Artinya: Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan
Orang yang beriman dan senantiasa berbuat baik mendapat kabar gembira dari Allah bahwa surga menantinya. Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan terdapat buah-buahan segar lagi lezat.
5. Al-Maidah ayat 16
يَّهْدِيْ بِهِ اللّٰهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهٗ سُبُلَ السَّلٰمِ وَيُخْرِجُهُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِ بِاِذْنِهٖ وَيَهْدِيْهِمْ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Artinya: Dengan Kitab itulah Allah memberi petunjuk kepada orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan Allah mengeluarkan orang itu dari gelap gulita kepada cahaya dengan izin-Nya, dan menunjukkan ke jalan yang lurus.
Ayat ini menerangkan bahwa dengan Al-Qur'an Allah memberikan petunjuk orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan dunia dan akhirat serta mengeluarkan mereka dari alam yang gelap ke alam yang terang dan menunjuki mereka jalan yang benar.
6. Maryam ayat 4
وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا...
Artinya: aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.
Ini merupakan potongan doa Nabi Zakaria kepada Allah karena belum juga dikaruniai keturunan pada usianya ketika menginjak 90 tahun. Dengan santun dan suara yang lembut dia berdoa kepada Allah dengan keimanan yang mantap dan penuh keyakinan bahwa Allah tak pernah mengecewakan hamba-Nya yang berdoa.
Secara spiritual, mencegah cemas berlebihan dapat dilakukan dengan berdzikir dan memerbanyak membaca Al-Quran. Terdapat banyak kisah-kisah penguat hati, ayat-ayat motivasi, dan doa-doa penenang jiwa yang dapat dibaca dan ditadabburi.
Dalam Alkitab ada 365 kali ungkapan " Jangan takut " jumlahnya sesuai dengan jumlah hari kita selama satu tahun. Artinya tidak ada alasan untuk menjalani hari-hari kita dengan ketakutan, kecuali rasa takut akan Tuhan yang harus kita pelihara baik.
Filipi 4:6
"Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."
1 Petrus 5 ayat 7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Serahkanlah semua kekhawatiranmu kepada-Nya karena Dia yang memelihara kamu. serahkanlah segala kuatirmu kepada-Nya, karena Ialah yang memperdulikan kamu.
1 Yohanes 4: 18
"Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih."
Yesaya 35: 4
"Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!"
Sebenarnya kecemasan dapat di lihat dari banyak sudut pandang, dan untuk hal lain yang tidak ada dalam pembahasan ini bisa di cari di google, dan terimakasih telah membaca.
Komentar
Posting Komentar