TOLONG AKU TUHAN

Tuhan...
Hembusan angin malam mulai menyapa dengan perlahan, memberi pertanda mulainya gemuruh perang di kepala, Aku sendiri dalam sepi sunyi di temani bayang bayang harap yang tak mampu bertemu, di temani rencana rencana yang mulai hilang arah, kali ini aku tak mampu menahannya tuhan, aku sudah sangat tercekik oleh takdirmu, tubuhku hancur tak tersisa, semakin menyedihkan sebab lukaku tak terlihat, Tangisku berteriak tanpa suara, terbungkam dari segala arah.

Aku sendirian, tak mampu untuk merangkak mencari pertolongan, nafasku hampir habis sebab takdir mencekik ku dengan penuh derita, aku benar benar kehilangan arah, bingung adalah bentuk rasa yang paling mampu menjelaskan segala bentuk rasa yang aku rasakan, aku tak punya tempat berpulang tuhan, aku tak bisa membagi beban kepada orang lain lagi tuhan, aku berhenti pada pilihan itu, tapi aku semakin mederita.

Tak adil sekali aku mendapatkan kehidupan untuk bertanggung jawab atas kehidupan orang lain, aku sendiri saja sudah hampir gila mencoba bertanggung jawab untuk diri sendiri tuhan, aku punya harap yang ingin sekali mendapat pertemuan, aku punya rencana yang ingin sekali terjadi, aku punya doa yang sangat menanti terjabah, tapi mengapa tetap aku yang harus berkorban, Aku juga punya luka, aku juga punya masalah, aku juga punya sedih, aku juga punya tangis, tapi mengapa tetap aku tuhan.

Aku ingin selesai, pada takdir yang kau arahkan
Aku ingin selesai, pada tangis yang tak menemukan ketenangan
Aku ingin selesai, pada luka luka yang sudah membusuk ini
aku ingin selesai, pada kehidupan yang aku dapatkan

Tuhan...

Komentar

Postingan Populer